Kontak

Posted in Lifestyle

Kucil di hari minggu.


Kucil di hari minggu.

Kucing kecil hitam putih

Diriku tak pernah letih menyirami mu agar tumbuh

Kasih dan sayang ku akan selalu utuh 

Pertama jumpa kau jalan dengan tertatih tatih

Ku latih kau agar semakin baik jalan mu

Tampak lucu kau diam di pangkuan ku

Manja, jutek dan lincah itu semua yang membuat ku jatuh hati

Kau menerkam seperti harimau

Pipis sembarang seperti anjing di jalan 

Makan hanya ingin ikan, ayam dan telur

Lari kesana kemari

Mari kesana, ajak mu selalu ketika ku duduk penuh pikiran

Wajah lucu, kecil tubuhmu, hitam putih warna mu, nakal dan lugu

Tak sanggup ku ikhlaskan dirimu

Kanapa tak mati di lain tempat saja?  ketika kau pergi dari rumah 

Kau mati meninggalkan jasad dirumah ini, membuat hati ku tersayat 

Pagi kau masih menyapa diriku yang hendak pergi 

Saat pulang ternyata kulihat kau telah pergi 

Sialan kau kucil (panggilan sayang)

Maafkan aku yang tak kunjung membawa mu berobat

Maafkan aku membiarkan mu menahan derita sakit di dubur mu

Maafkan aku yang tak bisa menjaga mu

Maafkan aku yang tak tahu apa yang kau rasakan 

Maafkan aku yang meninggalkan mu hari itu 

Selamat jalan kucil ku, maafkan lah aku.

19 maret 2017 

Mungkin kamu terlalu lucu untuk hidup di dunia yang penuh bau busuk ini, yang di kotori para orang jahat dan keji.

Sebelum semua hal jahat terjadi, Allah membawa mu pulang kembali, meninggalkan dunia ini. 

Kau terlalu menggemaskan, terlalu lugu, baik dan lucu, salah satu penghibur lelah ku. 

Kenapa berlaga sehat ketika sakit?  

Kalau tau kamu sakit, pasti udah aku bawa kerumah sakit.

Uang bukan seberapa buat aku, kesehatan itu nomer satu.

Jangan takut duit aku abis, uang aku bisa dateng dari mana aja. Kenapa harus berlaga sehat sih?  Aku benci kamu kucil. Pergi seenak nya saja.

Posted in Lifestyle

Di bawah papan reklame Kota Bekasi.


​Keras kota bekasi tak membuat orang jalan nya pun keras hati. 

Orang yang mengaku pernah sekolah pun di jalan tak bisa menjaga martabat mulut nya sebagai orang yang berpendidikan.

Hidup di jalan tak sekeras nasi, apalagi bubur yang masih didalam panci panas. 

Papan reklame menjadi saksi bisu kehidupan orang disini.

Sukur sukur berjualan di depan stasiun bisa sukses saat pensiun. 

Atau hidup sekarat mati saat melarat Ini lah hal nyata kehidupan didepan mata.

Muhammad Ramadhan 

(Murdhan)

Posted in art, Lifestyle, puisi, remaja, sajak, sastra, Teenagers

Hal terindah dari kekurangan.

​Melihat tanpa mata.
Pakai lah mimpimu untuk melihat apa yang tidak orang lain lihat dalam dirimu.

Melangkah tanpa kaki.

Pakai lah keyakinan dan keberanian untuk melangkah maju kedepan.

Mendengar tanpa telinga.

Pakailah hatimu untuk selalu mendengar hal baik, untuk menempa mu jadi yang terbaik.

Meraba tanpa tangan.

Pakailah pengalaman, apa yang telah mereka lakukan untuk menjadi sebuah pelajaran 

Muhammad Ramadhan 

(Murdhan)

Posted in Lifestyle, puisi, sajak, sastra

Babu di negeri sendiri.


Duduk bersimpu diatas bangku kayu

Sambil kunikmati jajanan jalan bertaburkan susu 

Satu sama lain berbincang berkomplotanPara pedagang termenung, menanti para pejajan

Sendagurau menambah manis jajan ku ini

Di mana lagi ada kesenangan hakiki

Tertawa tanpa beban hanya di warung kopi

Mungkin ada yang petantang petenteng sana sini

Tak beda dia dengan pengemisKasar di muka lemah di hati 

Malu bekerja hanya karena gengsi Kalau gengsi, gimana mau makan nasi? 

Kota ku ini daerah industriLebih banyak buruh dari pada petani

Mungkin ini yang namanya babu di negri sendiri.

Muhammad Ramadhan 

(Murdhan) 

Posted in art, Dailylife, experience, fishing, hobi, indonesia, Lifestyle, puisi, remaja, sajak, sastra, sport, Teenagers

Indah nya karya selancar tangan ini.

Setiap tangan punya ciri khas tersendiri untuk mengekspresikan sebuah karya seni, jadi apresiasi itu perlu dalam seni. Nggak boleh sembarangan menilai sebuah karya seni. 

Salah satu seni yang akan saya tampilkan disini adalah hasil selancar tangan Tania Putri Utami di atas kertas. Sebelum nya, creator gambar di bawah ini lahiran tahun 99 loh. Walau masih muda hasil nya pun nggak kalah menarik dari yang berumur diatas nya. 

Ini lah hasil gambar buatan nya.

Halus ya goresan pensil nya, menarik.

Siapa hayo yang nggak kenal tokoh kartun digambar ini?  Ya benar dory. Digambar tania ini selalu ada pensil yang digunakan untuk me rendering gambar nya ya. Apa ini ciri khas nya?  Atau hanya untuk menghias? Tanyakan sendiri sama tania ya hahaha. 

1-10 berapa nih kira kira nilai nya? Tania kayak nya berusaha membuat se detail detail nya di gambar ini. Saya kasih 9 deh, kalau 10 kan buat yang ironman asli nya. Keren banget.

Tadi kan tokoh kesukaan cowok, sekarang tania juga gambar buat tokoh kesukaan cewek nih. Gimana?  snow white mau makan apel nih, kamu mau ngelarang apa mau sekongkol sama penyihir jahat nya nih?  Hahaha. Apel nya itu asli apa gambar ya?  

Asik baymax nih, ini warnain nya pake crayon, pensil warna, atau cat air ya? Hmm kayak nya sih cat air sih menurut aku, menurut kalian pake apa?  

Ada yang tau ini siapa?  keluarga yang terkenal itu lohh.. Kendall jenner pastinya, kalian pasti tau kenapa tania gambar sosok kendall so pasti cantik, fashionable, berbadan bagus. Ya begitulah sosok yang sempurna bagi para kaum wanita. 

Jin nya aladdin nih, ada namanya nggak sih jin nya aladdin?  Kayak nya nggak ya. Presisi banget ya gambar nya, nggak ada yang keliatan kekecilan atau kebesaran bagian bagian gambar nya. Tania sepertinya sangat terampil ya dalam menggambar tokoh tokoh animasi.

Ohh iya, karya tania masih banyak lagi loh. Tapi tangan saya sudah pegal mengetik, nanti insyaallah ada part 2 dan seterus nya ya, tergantung tania lagi mood gambar atau nggak. Makasih telah mengunjungi blog kami.

Pic creator Tania Putri Utami. 

Follow instagram: @taniaputami

Posted in art, Dailylife, experience, fishing, hobi, indonesia, Lifestyle, puisi, remaja, sajak, sastra, sport, Teenagers

Tak ada yang ingin sendiri.

Tak ada yang ingin sendiri.

Batuk dimalam hari terus berdetuk;

Meminta ku menghabiskan malam berdua; Bertiga dengan bulan; 

Ku bawa tangan ku bermain selancar di atas kertas;

Meliak liuk membelah ombak halaman demi halaman; 

Tak disangka bulan di panggil bintang tuk pulang beristirahat; 

Tertidur lelap berselimut kehangatan mentari dari pagi hingga sore hari; 

Mentari pun tak ingin ku tinggalkan dia sendiri; 

Bukankah banyak orang mondar mandir sana sini? Kata ku;

Kata mentari, apa guna sejuta orang di dunia ini?; 

Jika mereka tak pernah acuhkan ku selama ini; 

Sesekali ingin ku temani bulan dimalam hari; 

Muhammad Ramadhan.” 


  (Murdhan)


Posted in art, Dailylife, experience, fishing, hobi, indonesia, Lifestyle, remaja, sastra, sport, Teenagers

Kota penuh keji.

Malam ini kota terasa sepi, seperti tanpa ada penghuni. Aku baru sampai malam ini, kota dimana orang tua ku tinggal. Sudah hampir 5 tahun aku tak pernah kembali, sejak aku pergi merantau jauh dari sini. Kota dimana perbatasan kerawang bekasi. 

Kota ini di kuasai industri, saat saya pindah kesini tahun 1998 atau tahun 1999, semua nya belum begini. Semua masih asri, banyak petani bercocok tanam padi. 

Yang membuat ku benci kota ini adalah, banyak nya kekerasan disini, kebengisan premanisme menghantui. Satu sama lain tak peduli, teman mu bisa saja mencekik mu sampai mati. Hanya untuk makan nasi, sampai berani mangingkari janji.

Jangan kau anggap mudah hidup di kota ini.

Posted in art, Dailylife, experience, fishing, hobi, indonesia, Lifestyle, remaja, sastra, sport, Tak Berkategori, Teenagers

Hal kecil yang membuat dia ilfeel.

Cinta itu seperti madu;

Terkadang kita rindu manis nya;

Jika terlalu banyak, enek rasanya;

Kalau udah kena, lengket dirasa;

Kalau udah lengket, susah hilang nya;

Hubungan cinta, sering kali berbeda apa yang kita rasa. Berbeda cara memberikan nya, berbeda juga cara menerima nya. Karena nggak semua karakter manusia itu sama, tapi semua masalah ada cara memecahkan nya, disini mungkin saya bisa bantu kamu untuk mencari jalan tengah nya.

1. Terlalu serius.

Ketika kita bertemu atau bisa di bilang lagi ngedate sama pacar, usahakan pikiran kamu jangan terlalu serius, serius sekali kali saja, tapi tujuan kalian jalan kan untuk mencari kesenangan bersama pasangan kamu, kalau kamu pengen ngobrol yang serius mending kamu ikut seminar kampus aja sana.

2. Kamu terlalu memantau nya.

Selalu curigaan, pacar kamu udah ijin main sama temen nya, kamu banyak prasangka buruk sama dia. Lebih parah nya sampe kamu ngikutin dia diem diem hanya untuk melihat apa yang dia lakukan. Pacar kamu juga butuh sosialisasi dengan teman nya juga kawan. Bukan berarti dia main sama lawan jenis itu berarti pacar kamu menaruh hati dengan nya. Terkadang, yang terlalu di pegang erat malah akan memberontak. Jadi keep calm aja dengan apa yang pasangan kamu lakukan.

3. Mengatakan “i love you.” hanya untuk mengetes respon nya.

“i love you.” apa artinya?  Ketika kamu telah mengatakan itu kepada seseorang, berarti kalian sudah memberikan sevuah komitmen dengan nya, jangan pernah memainkan kata kata itu hanya untuk sekedar bercanda, tanpa ada rasa untuk menjaga.

4. Gengsi dengan siapa yang lebih dulu menghubungi.

Ketika kita telah terikat komitmen dengan seseorang, apa masih perlu kita merasa malu?  gengsi itu sama dengan munafik. Ketika kamu punya pasangan, maka kamu telah menemukan separuh hati mu, kamu butuh dia, dia butuh kamu. Apa lagi yang harus jadi ragu? 

5. Tidak bisa mengerti kondisi.

Menuntut ini itu, tanpa pernah mau tau apa yang sedang pasangan kamu lakukan. Kamu bukan satu hal yang paling prioritas untuk hidup nya, pasangan di satukan untuk belajar menerima kekurangan. Hidup ini bukan untuk di habis kan hanya sekedar untuk menjalin hubungan percintaan. Norak lu.

Posted in art, Dailylife, experience, fishing, hobi, indonesia, Lifestyle, remaja, sastra, sport, Tak Berkategori, Teenagers

Anak seorang perempuan.

Karya salah satu penyair kebanggaan Indonesia, Joko Pinurbo.

Joko Pinurbo (11 Mei 1962)

Anak seorang perempuan.

Hingga dewasa saya tak pernah tahu saya ini sebenarnya anak siapa. Sejak lahir saya diasuh dan dibesarkan Ibu tanpa kehadiran seorang lelaki yang biasa disebut ayah. Ibu pernah mengaku bahwa dulu ia memang suka kencan dengan banyak lelaki, tapi tak bisa memastikan benih lelaki mana yang tercetak di rahimnya, kemudian terbit menjadi saya.

Ibu tak pernah menyebut dirinya perempuan jalang, dan bagi anak seperti saya yang mengalami kelembutan cinta seorang ibu soal itu toh tidak penting-penting amat. Dan ketika seorang teman penyair iseng-iseng bertanya apakah saya ini buah cinta sejati atau cinta birahi, hasil hubungan terang atau hubungan gelap, saya menganggap dia bukanlah pernyair cerdas. Justru Ibu yang bukan penyair pernah bertanya, “Kau, penyairku, apakah kau tahu pasti asal-usul benih yang tumbuh dalam kata-katamu?”

Sudah ada beberapa lelaki misterius yang mengaku-ngaku sebagai ayah saya. Masing-masing menyatakan perihal cintanya yang tulus kepada wanita yang kemudian melahirkan saya. Mereka juga merasa bangga terhadap saya. Sayang, saya tak membutuhkan pahlawan kesiangan. Lagi pula, saya lebih suka membiarkan diri saya tetap menjadi milik rahasia.

Kini ibu saya yang cerdas terbaring sakit. Kondisi tubuhnya makin hari makin lemah. Dalam sakitnya ia sering minta dibacakan sajak-sajak saya dan kadang ia mendengarkannya dengan mata berkaca-kaca. Entah mengapa, beberapa saat sebelum beliau wafat saya sempat lancang bertanya: saya ini sebenarnya anak siapa? Saya bayangkan ibu yang penyayang itu akan hancur hatinya. Tapi, sambil mengelus kepala saya, ia menjawab hangat: “Anak seorang perempuan!”
(2002) Joko Pinurbo.

Apa yang kalian rasa kan setelah membaca puisi diatas?  Saya speechless, terlalu sempurna, terlalu emosional. 

Mari budayakan membaca karya anak bangsa Indonesia, jangan malu memeluk kebudayaan kita. Indonesia negara yang sempurna, mempunyai beragam budaya, seni, bahasa dan lain lain. Kita bisa maju, tanpa harus mengikuti jejak pergaulan orang barat. Indonesia Punya Karakter.

Posted in art, Dailylife, experience, fishing, hobi, indonesia, Lifestyle, remaja, sastra, sport, Teenagers

Saya jatuh cinta pada sastra.

PEMBERIAN TAHU


Bukan maksudku mau berbagi nasib, 
nasib adalah kesunyian masing-masing.
 
Kupilih kau dari yang banyak, tapi
 
sebentar kita sudah dalam sepi lagi terjaring.
 
Aku pernah ingin benar padamu,
 
Di malam raya, menjadi kanak-kanak kembali,
 

Kita berpeluk cium tidak jemu, 
Rasa tak sanggup kau kulepaskan.
 
Jangan satukan hidupmu dengan hidupku,
 
Aku memang tidak bisa lama bersama
 
Ini juga kutulis di kapal, di laut tak bernama!


1946. Chairil Anwar 

Berawal iseng membaca puisi puisi ternama di artikel blog lain, kini saya mulai jatuh cinta dengan sastra, mencoba mendalami nya. 

Menurut saya, sastra adalah sebuah seni diatas kertas, yang menggambar kan suatu hal dengan sebuah kata kata. Ini sesuatu yang lebih indah dari seni menggambar menurut saya. Mungkin banyak dari kalian yang lebih memahami dan menekuni dunia sastra di banding saya, mohon bimbingan dan membantu saya untuk lebih terjun kedalam nya. 

Mungkin kalian lebih mengenal Khalil Gibran, tapi penyair indonesia pun tak kalah, ada Chairil Anwar dan Sapardi Djoko Damono. Terima kasih kepada para penyair, atas apa yang telah kalian berikan kepada kami.

Chairil Anwar
Sapardi Djoko Damono