Posted in art, Dailylife, experience, fishing, hobi, indonesia, Lifestyle, puisi, remaja, sajak, sastra, sport, Teenagers

Tak ada yang ingin sendiri.

Tak ada yang ingin sendiri.

Batuk dimalam hari terus berdetuk;

Meminta ku menghabiskan malam berdua; Bertiga dengan bulan; 

Ku bawa tangan ku bermain selancar di atas kertas;

Meliak liuk membelah ombak halaman demi halaman; 

Tak disangka bulan di panggil bintang tuk pulang beristirahat; 

Tertidur lelap berselimut kehangatan mentari dari pagi hingga sore hari; 

Mentari pun tak ingin ku tinggalkan dia sendiri; 

Bukankah banyak orang mondar mandir sana sini? Kata ku;

Kata mentari, apa guna sejuta orang di dunia ini?; 

Jika mereka tak pernah acuhkan ku selama ini; 

Sesekali ingin ku temani bulan dimalam hari; 

Muhammad Ramadhan.” 


  (Murdhan)


Author:

Jadul, love melancholic and poetry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s